Hubungan Keikutsertaan Program MBG dengan Penurunan Risiko Stunting pada Balita Usia 6–59 Bulan di posyandu Kenanga Desa Megaluh Kabupaten Jombang

  • Rista Novitasari ITSKes ICMe Jombang
  • Hidayatun Nufus ITSKes ICMe Jombang
  • Evi Rosita
Keywords: Balita, Status Gizi, MBG, Stunting

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi perhatian utama di Indonesia karena berdampak terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kualitas sumber daya manusia. Salah satu upaya pemerintah dalam percepatan penurunan stunting adalah melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ditujukan untuk meningkatkan kecukupan gizi kelompok rentan, termasuk balita. Keikutsertaan balita dalam program MBG diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan zat gizi sehingga menurunkan risiko stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keikutsertaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan penurunan risiko stunting pada balita usia 6–59 bulan di Posyandu Kenanga Desa Megaluh Kabupaten Jombang. Penelitian menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh balita usia 6–59 bulan yang terdaftar di Posyandu Kenanga. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Variabel independen adalah keikutsertaan Program MBG, sedangkan variabel dependen adalah risiko stunting berdasarkan indikator tinggi badan menurut umur (TB/U). Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, lembar observasi, dan pengukuran tinggi badan balita. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan adanya hubungan antara keikutsertaan Program MBG dengan penurunan risiko stunting pada balita. Keikutsertaan aktif dalam program MBG dapat mendukung pemenuhan kebutuhan gizi dan membantu meningkatkan status pertumbuhan anak. Kata Kunci: Program Makan Bergizi Gratis, MBG, stunting, balita, status gizi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Apriastini, N.P.T.A., Adnyani, N.P.T. and Putra, I.G.N.A., 2024. Stunting: Faktor Risiko, Diagnosis, Tatalaksana, dan Prognosis. Ganesha Medicina, 4(1), pp.12–20.
Arikunto, S., 2019. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Dahlan, M.S., 2019. Statistik untuk Kedokteran dan Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika.
Haskas, Y., 2020. Gambaran stunting di Indonesia: Literatur review. Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan, 14(2), pp.154–160.
Hidayani, W.R., 2020. Riwayat penyakit infeksi yang berhubungan dengan stunting di Indonesia. Seminar Nasional Kesehatan, 2(1), pp.1–7.
Hidayat, A.A.A., 2021. Metode Penelitian Kebidanan dan Teknik Analisis Data. Jakarta: Salemba Medika.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2020. Buku Ajar Gizi dalam Daur Kehidupan. Jakarta: Kemenkes RI.
Latifah, N., Fajrini, F. and Rahmawati, D., 2023. Systematic literature review: Stunting pada balita di Indonesia dan faktor yang mempengaruhinya. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 19(1), pp.45–56.
Marmi and Rahardjo, K., 2019. Asuhan Kebidanan Komunitas. Jakarta: EGC.
Mulyasari, I. and Setiana, D.A., 2017. Faktor risiko stunting pada balita. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 9(2), pp.45–52.
Notoatmodjo, S., 2018. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Sugiyono, 2022. Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.
Zakiyya, A., Rahmawati, I. and Puspitasari, D., 2021. Analisis kejadian stunting terhadap perkembangan anak usia 6–24 bulan. Jurnal Sains Kebidanan, 3(1), pp.22–29.
Published
2026-05-26