PEMANFAATAN TEPUNG UMBI TALAS (COLOCASIA ESCULENTA L.) SEBAGAI MEDIA ALTERNATIF PERTUMBUHAN JAMUR CANDIDA ALBICANS

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Ghumaida Sulusana Wahdan
Anthofani Farhan
Rista Novitasari

Abstract

ABSTRAK
Pendahuluan: Media pertumbuhan jamur berperan penting bagi pemeriksaan kultur, namun media SDA tergolong mahal sehingga diperlukan media pertumbuhan jamur yang ekonomis. Oleh karena itu, tepung umbi talas (Coloccasia esculenta L.), dengan kandungan karbohidrat tinggi sekitar 70–80% dan harga terjangkau Rp30.000–40.000 per kg, dapat menjadi alternatif pengganti Sabouraud Dextrose Agar (SDA), mendukung pemeriksaan laboratorium jamur lebih efisien. Tepung umbi talas (Coloccasia esculenta L.) dapat berpotensi menjadi salah satu media alternatif jamur Candida albicans. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi tepung umbi talas (Coloccasia esculenta L.) sebagai media alternatif pertumbuhan jamur Candida albicans. Metode: dilakukan secara experimental laboratory dan bersifat deskriptif. Populasi penelitian ini merupakan umbi talas (Coloccasia esculenta L.) yang diperoleh dari pasar pon, Kaliwungu, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang dengan menggunakan quota sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 56 gr (8gr, 16 gr, 32 gr). Variabel dalam penelitian ini adalah tepung umbi talas (Coloccasia esculenta L.) sebagai media perkembangan jamur Candida albicans. Hasil:  didapat pertumbuhan jamur Candida albicans pada konsentrasi 8%, 16%, 23%. Jamur yang tumbuh pada media tepung umbi talas (Coloccasia esculenta L.) memeliki ciri-ciri berwarna putih kekuningan, berbentuk bulat, permukaan sedikit cembung, halus, licin, didukung dengan pengamatan mikroskopis didapat bulat lonjong, dinding tipis yang disebut dengan blastospora. Karakteristik tersebut menunjukan ciri dari jamur Candida albicans. Kesimpulan: Tepung Umbi Talas (Coloccasia esculenta L.) dapat digunakan sebagai media alternatif pertumbuhan jamur Candida albicans.
 
Kata kunci: Tepung Umbi talas, Media alternatif, Candida albicans

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Wahdan, G., Farhan, A., & Novitasari, R. (2026). PEMANFAATAN TEPUNG UMBI TALAS (COLOCASIA ESCULENTA L.) SEBAGAI MEDIA ALTERNATIF PERTUMBUHAN JAMUR CANDIDA ALBICANS. Jurnal Insan Cendekia, 13(1), 82-88. https://doi.org/10.35874/jic.v13i1.1509

References

Bastian, Bastian, Denny Juraijin, and Cut Nur’azimah Putri Rico. "Potensi Kentos Kelapa (Cocos nucifera) Sebagai Media Pertumbuhan Efektif Jamur Candida albicans." Jurnal Penelitian Kesehatan" SUARA FORIKES"(Journal of Health Research" Forikes Voice") 15.3 (2024): 419-423.
Fajari, Marchamtia Sarah Nur Awalia, and Muhammad Taufiq Qurrohman. "Efektifitas Variasi Konsentrasi Tepung Talas Sebagai Media Alternatif Pertumbuhan Jamur Candida albicans." Journal of Indonesian Medical Laboratory and Science (JoIMedLabS) 2.2 (2021): 185-197.
Mona.F Della. (2020). Pemanfaatan Kacang Merag (Phaseolus vulgaris L) Sebagai Media Alternatif Pengganti Sabouraud Dextrose Agar (SDA) Untuk Pertumbuhan Jamur Candida albicans. Karya Tulis Ilmiah. Stikes Perintis Padang.
Sahid, Nur Alfiah Winanda. Pengaruh Substitusi Tepung Terigu Dengan Tepung Talas Dan Jumlah Kuning Telur Dalam Pembuatan Mie Basah. Diss. Fakultas Pertanian, Universitas Islam Sumatera Utara, 2024.
Kholifah, I. F. N. (2021). Ubi Jalar (Ipomoea batatas L.) Cilembu Sebagai Media Alternatif Untuk Diagnostik Pertumbuhan Candida Albicans (Doctoral dissertation, STIkes ICMe Jombang).