PENGARUH TERAPI BERMAIN PAPER TOYS TERHADAP PENINGKATAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK USIA PRASEKOLAH
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstract
Anak usia prasekolah merupakan kelompok usia yang berada pada tahap perkembangan yang sangat penting, khususnya dalam aspek motorik, kognitif, sosial, dan emosional. Salah satu aspek perkembangan yang perlu mendapatkan perhatian khusus adalah perkembangan motorik halus. Perkembangan motorik halus ini tidak berkembang sesuai usia anak, akan berdampak pada keterlambatan perkembangan anak.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh terapi bermain paper toys terhadap peningkatan perkembangan motorik halus pada anak usia prasekolah.
Desain penelitian menggunakan Pra Experiment (Pre and Post test design) . Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak prasekolah di TK Dharma Wanita Persatuan 2 RSJ Lawang. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik simple random sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 48 anak prasekolah. Pengolahan data editing, coding, scoring, tabulating. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan uji statistik uji wilcoxon Signed Rank Test dengan alpha (0,05)
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa sebagian besar perkembangan motorik halus anak usia prasekolah sebelum diberi terapi bermain paper toys adalah suspect sebanyak 28 anak (58.3%), sebagian besar berdasarkan perkembangan motorik halus anak usia prasekolah sesudah diberi terapi bermain paper toys adalah normal sebanyak 34 anak (70.8%). Hasil uji statistik dengan menggunakan uji wilcoxon Signed Rank Test didapatkan nilai p = 0,000, jika α = 0,05 maka p < α yang artinya H1 diterima.
Kesimpulannya ada pengaruh terapi bermain paper toys terhadap peningkatan perkembangan motorik halus pada anak usia prasekolah
Desain penelitian menggunakan Pra Experiment (Pre and Post test design) . Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak prasekolah di TK Dharma Wanita Persatuan 2 RSJ Lawang. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik simple random sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 48 anak prasekolah. Pengolahan data editing, coding, scoring, tabulating. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan uji statistik uji wilcoxon Signed Rank Test dengan alpha (0,05)
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa sebagian besar perkembangan motorik halus anak usia prasekolah sebelum diberi terapi bermain paper toys adalah suspect sebanyak 28 anak (58.3%), sebagian besar berdasarkan perkembangan motorik halus anak usia prasekolah sesudah diberi terapi bermain paper toys adalah normal sebanyak 34 anak (70.8%). Hasil uji statistik dengan menggunakan uji wilcoxon Signed Rank Test didapatkan nilai p = 0,000, jika α = 0,05 maka p < α yang artinya H1 diterima.
Kesimpulannya ada pengaruh terapi bermain paper toys terhadap peningkatan perkembangan motorik halus pada anak usia prasekolah
##plugins.themes.academic_pro.article.details##

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Karya ini dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 .
How to Cite
Suhariati, H. (2026). PENGARUH TERAPI BERMAIN PAPER TOYS TERHADAP PENINGKATAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK USIA PRASEKOLAH. Jurnal Insan Cendekia, 13(1), 75-81. https://doi.org/10.35874/jic.v13i1.1597
References
A’yunin, Q. (2023). Pengaruh Permainan Papercraft Terhadap Kreativitas pada Anak Usia Dini. PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini vol 6 no 2.
Adatul, R., Puspita, A., Abelia, N., Apriliani, R., Agama, I., & Al-qur, I. (2023). Perkembangan Kognitif dan Motorik Anak Usia Dini melalui Pendekatan Pembelajaran. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini vol 1 no 4.
Hasanah, U. (2016). Pengembangan Kemampuan Fisik Motorik Melalui Permainan Tradisional Bagi Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak vol 5 no 1.
Hidayat, A. (2018). Riset Keperawatan Dan Teknik Penulisan Ilmiah Edisi Kedua. Jakarta: Salemba Medika.
Hidayati, L., & Yulsyofriend, Y. (2022). Perkembangan Motorik Halus Anak Pada Sentra Seni Dan Kreativitas Di Taman Kanak Kanak Islam Raudhatul Jannah Kota Payakumbuh. Jurnal Family Education vol 2 no 2.
Karmila, W. (2022). Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Menggunting Polaris di Kelompok A TK Muslimat NU Kedungwuni Kabupaten Pekalongan. AUDIENSI: Jurnal Pendidikan Dan Perkembangan Anak vol 1 no 1.
Pedoman Pelaksanaan Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi DIni Tumbuh Kembang Anak, (2018).
Kuswanto, & Ardiani, H. (2022). Pengaruh Terapi Bermain Papercraft Terhadap Perkembangan Motorik Halus Pada Anak Prasekolah Usia 4-6 Tahun. Jurnal Keperawatan vol 14 no 4.
Nurani, Yuliani. (2019). Layanan PAUD Holistik Integratif. Jakarta: Kemendikbud.
Nurjanah, N., Suryaningsih, C., & Putra, B. D. A. (2017). Pengaruh Finger Painting Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Prasekolah. Jurnal Keperawatan BSI vol 5 no 2.
Nurjannah, D. (2018). Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Anak Kelompok A Melalui Kegiatan Bermain Papercraft (Penelitian Tindakan di Kelompok A TK Alam Rizkia, Cimpaeun-Tapos, Depok, 2017). Universitas Nusantara PGRI Kediri vol 13 no 1.
Roslianti, E., Firmansyah, A., Nugraha, Y., Asmara, A. N., Maulidiyah, H., Monika, H., Fitriani, R., & Falah, S. A. (2022). Peningkatan Motorik Halus melalui Kegiatan Melipat Kertas Origami di PAUD Kober Cempaka. Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK), vol 4 no 3.
Rusdyana, R., & Kristiana, N. (2015). Papertoys Sebagai Media Belajar Cerita Rakyat Untuk Anak TK Bina Insani. Pendidikan Seni Rupa, vol 3 no 1.
Rusmini, Emilyani, D., Cembun, Fathoni, A., & Darwissusanto. (2023). Perkembangan Motorik Halus Pada Anak Usia Prasekolah (3-<6 Tahun) di TK Dharma Pertiwi Penujak Kecamatan Praya Barat Lombok Tengah. Journal of Excellent Nursing Students (JENIUS), vol 1 no 2.
Wahyuni, F., & Azizah, S. M. (2020). Bermain dan Belajar pada Anak Usia Dini. Al-Adabiya: Jurnal Kebudayaan Dan Keagamaan, vol 15 no 1.
WHO. (2019). Health SDG Profile: Indonesia.
Widi, S. C. P. (2015). Kemampuan Motorik Kasar dan Halus Anak Usia 4-6 Tahun. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, vol 11 no 2.
Yulianto, D., & Awalia, T. (2017). Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Melalui Kegiatan Montase Pada Anak Kelompok B Ra Al-Hidayah Nanggungan Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk Tahun Pelajaran 2015/2016. Pinus, vol 2 no 2.
Adatul, R., Puspita, A., Abelia, N., Apriliani, R., Agama, I., & Al-qur, I. (2023). Perkembangan Kognitif dan Motorik Anak Usia Dini melalui Pendekatan Pembelajaran. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini vol 1 no 4.
Hasanah, U. (2016). Pengembangan Kemampuan Fisik Motorik Melalui Permainan Tradisional Bagi Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak vol 5 no 1.
Hidayat, A. (2018). Riset Keperawatan Dan Teknik Penulisan Ilmiah Edisi Kedua. Jakarta: Salemba Medika.
Hidayati, L., & Yulsyofriend, Y. (2022). Perkembangan Motorik Halus Anak Pada Sentra Seni Dan Kreativitas Di Taman Kanak Kanak Islam Raudhatul Jannah Kota Payakumbuh. Jurnal Family Education vol 2 no 2.
Karmila, W. (2022). Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Menggunting Polaris di Kelompok A TK Muslimat NU Kedungwuni Kabupaten Pekalongan. AUDIENSI: Jurnal Pendidikan Dan Perkembangan Anak vol 1 no 1.
Pedoman Pelaksanaan Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi DIni Tumbuh Kembang Anak, (2018).
Kuswanto, & Ardiani, H. (2022). Pengaruh Terapi Bermain Papercraft Terhadap Perkembangan Motorik Halus Pada Anak Prasekolah Usia 4-6 Tahun. Jurnal Keperawatan vol 14 no 4.
Nurani, Yuliani. (2019). Layanan PAUD Holistik Integratif. Jakarta: Kemendikbud.
Nurjanah, N., Suryaningsih, C., & Putra, B. D. A. (2017). Pengaruh Finger Painting Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Prasekolah. Jurnal Keperawatan BSI vol 5 no 2.
Nurjannah, D. (2018). Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Anak Kelompok A Melalui Kegiatan Bermain Papercraft (Penelitian Tindakan di Kelompok A TK Alam Rizkia, Cimpaeun-Tapos, Depok, 2017). Universitas Nusantara PGRI Kediri vol 13 no 1.
Roslianti, E., Firmansyah, A., Nugraha, Y., Asmara, A. N., Maulidiyah, H., Monika, H., Fitriani, R., & Falah, S. A. (2022). Peningkatan Motorik Halus melalui Kegiatan Melipat Kertas Origami di PAUD Kober Cempaka. Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK), vol 4 no 3.
Rusdyana, R., & Kristiana, N. (2015). Papertoys Sebagai Media Belajar Cerita Rakyat Untuk Anak TK Bina Insani. Pendidikan Seni Rupa, vol 3 no 1.
Rusmini, Emilyani, D., Cembun, Fathoni, A., & Darwissusanto. (2023). Perkembangan Motorik Halus Pada Anak Usia Prasekolah (3-<6 Tahun) di TK Dharma Pertiwi Penujak Kecamatan Praya Barat Lombok Tengah. Journal of Excellent Nursing Students (JENIUS), vol 1 no 2.
Wahyuni, F., & Azizah, S. M. (2020). Bermain dan Belajar pada Anak Usia Dini. Al-Adabiya: Jurnal Kebudayaan Dan Keagamaan, vol 15 no 1.
WHO. (2019). Health SDG Profile: Indonesia.
Widi, S. C. P. (2015). Kemampuan Motorik Kasar dan Halus Anak Usia 4-6 Tahun. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, vol 11 no 2.
Yulianto, D., & Awalia, T. (2017). Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Melalui Kegiatan Montase Pada Anak Kelompok B Ra Al-Hidayah Nanggungan Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk Tahun Pelajaran 2015/2016. Pinus, vol 2 no 2.