Jurnal Keperawatan
https://ojs.itskesicme.ac.id/index.php/jip
<p><strong>Jurnal Keperawatan</strong> merupakan salah satu jurnal terbitan Institut Teknologi Sains dan Kesehatan Insan Cendekia Medika yang berisi artikel-artikel tentang ilmu keperawatan.</p> <p><img src="/ojs/public/site/images/fera_ziya/COVER_BARU_JURNAL_PERAWAT2.jpg"></p>STIKES Insan Cendekia Medika Jombangen-USJurnal Keperawatan2088-2173<a href="http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/" rel="license"><img style="border-width: 0;" src="https://i.creativecommons.org/l/by-nc-sa/4.0/88x31.png" alt="Creative Commons License" /></a><br />This work is licensed under a <a href="http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/" rel="license">Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License</a>.Analisis Kualitas Pelayanan Keperawatan di RS Tugurejo Semarang: Perbandingan dengan Praktik Keperawatan di Ghana.
https://ojs.itskesicme.ac.id/index.php/jip/article/view/1553
<p><span style="font-weight: 400;">Kualitas pelayanan keperawatan merupakan faktor krusial yang menentukan kepuasan pasien, namun banyak fasilitas kesehatan masih menghadapi tantangan operasional yang menghambat mutu layanan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas pelayanan keperawatan di RS Tugurejo Semarang, menjelaskan karakteristik pelayanan di Ghana, serta menganalisis perbandingannya. Metode yang digunakan adalah studi deskriptif komparatif dengan pendekatan tinjauan pustaka (literature review) serta observasi kontekstual. Hasil menunjukkan bahwa RS Tugurejo memiliki keunggulan pada fasilitas dan sistem terakreditasi, namun menghadapi tantangan pada beban kerja dan optimalisasi komunikasi terapeutik. Sebaliknya, praktik di Ghana sangat terbatas secara logistik, sehingga mutu pelayanan lebih bergantung pada empati dan hubungan interpersonal individu perawat. Simpulan penelitian menegaskan bahwa meskipun infrastruktur berbeda, kompetensi komunikasi dan sikap profesional perawat tetap menjadi penentu utama kepuasan pasien di kedua negara.</span></p>Ghanivian Ruliff Pribadi
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-04-092026-04-092411510.35874/jkp.v24i1.1553The Efektivitas Edukasi Berbasis Media Sosial Terhadap Peningkatan Pengetahuan Menstrual Hygiene pada Remaja Putri
https://ojs.itskesicme.ac.id/index.php/jip/article/view/1569
<p>Menstrual hygiene merupakan hal yang perlu diperhatikan oleh remaja putri saat di fase menstruasi. Remaja putri seringkali mengabaikan menstrual hygiene saat sedang menstruasi seperti tidak mengganti pembalut setiap 4-6 jam, tidak mencuci area genital dengan bersih, tidak mencuci tangan sebelum dan sesudah mengganti pembalut. Menstrual hygiene yang tidak benar saat menstruasi dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan seperti infeksi saluran kemih (ISK), infeksi jamur, keputihan patologis, bahkan penyakit radang panggul yang dapat memengaruhi kesuburan. Kurangnya menstrual hygiene pada remaja putri terjadi karena rendahnya tingkat pengetahuan mengenai menstrual hygiene. Untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai menstrual hygiene perlu adanya pemberian edukasi agar remaja putri tidak mudah menerima stigma yang salah terkait menstruasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas edukasi berbasis sosial media terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri tentang menstrual hygiene. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan database Google Scholar, Science Direct, Sematic Schoolar dan Scopus dengan kata kunci menggunakan PICOS. P (Remaja Putri), I (Artikel Penkes Menstrual Hygiene), C (Peningkatan Pengetahuan), O (Peningkatan Pengetahuan Berbasis Media Sosial), S (Quasy Eksperiment, Pre-Eksperimental). Kriteria inklusi dari artikel yang telaah yaitu jurnal yang diterbitkan dalam waktu 10 tahun terakhir, artikel full text, metode quasy eksperiment dan pre-experimental. Hasil dari 8 artikel yang telah diriview dapat diketahui bahwa pemberian edukasi berbasis media sosial dalam meningkatkan pengetahuan menstrual hygiene pada remaja putri terbukti efektif dan memiliki pengaruh terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap pada remaja putri.</p>Seri HerawatiFitri DynaDeswinda DeswindaAfrida Sriyani
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-04-092026-04-0924161710.35874/jkp.v24i1.1569Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Pengetahuan Manajemen Diri pada Pasien Diabetes Melitus
https://ojs.itskesicme.ac.id/index.php/jip/article/view/1575
<p>Diabetes Mellitus merupakan suatu penyakit kronik akibat pankreas tidak menghasilkan cukup insulin sehingga menyebabkan konsentrasi glukosa dalam darah meningkat. Penderita Diabetes Mellitus perlu melakukan manajemen diri yang baik untuk mencegah terjadinya komplikasi. Pendidikan kesehatan merupakan salah satu strategi utama promotif dan preventif yang dapat meningkatkan pengetahuan pasien mengenai penyakit Diabetes Mellitus dan cara mengelolanya secara mandiri. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melihat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan manajemen diri pada pasien diabetes mellitus. Metode pada penelitian ini adalah studi <em>literature</em> <em>riview</em> dengan menggunakan pendekatan PICOS dan database <em>Google</em> <em>Schoolar</em>, <em>Semantic</em> <em>Schoolar</em> dan <em>Science</em> <em>Direct</em> dengan tahun publikasi artikel 5 tahun terakhir, yang dimana artikel ditelaah menggunnakan pendekatan PRISMA. Hasil dari 10 artikel yang telah diriview menunjukkan bahwa Pendidikan Kesehatan menggunakan berbagai media seperti media audiovisual/video, booklet, leafleat, aplikasi mobile, dan edukasi berbasis media sosial berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan pengetahuan manajemen diri pada pasien Diabetes Mellitus. Kegiatan ini merekomendasikan agar tenaga kesehatan bisa terus meningkatkan pendidikan kesehatan dikalangan masyarakat guna meningkatkan pengetahuan mengenai manajemen diri dalam pencegahan terjadinya komplikasi Diabetes Mellitus.</p>Putri RahmadhaniVeni Dayu PutriEzalina EzalinaUlfa Hasana
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-04-092026-04-09241182910.35874/jkp.v24i1.1575Efektivitas Game Seedcard (Sex Education Card) terhadap Pengetahuan Remaja Dalam Menghadapi Pubertas
https://ojs.itskesicme.ac.id/index.php/jip/article/view/1576
<p>Masa remaja merupakan periode transisi yang ditandai oleh perubahan fisik, psikologis, dan sosial, khususnya pada fase pubertas. Kurangnya pengetahuan remaja mengenai pubertas dapat menimbulkan kebingungan, kecemasan, serta berpotensi memunculkan permasalahan kesehatan reproduksi dan penyesuaian sosial. Oleh karena itu, diperlukan media edukasi yang menarik dan sesuai dengan karakteristik remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas <em>Game SeedCard (Sex Education Card) </em>terhadap pengetahuan remaja dalam menghadapi pubertas di SMPN 37 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experiment dengan pendekatan one group pretest–posttest without control. Sampel berjumlah 65 siswa kelas VII yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan uji <em>Wilcoxon Signed Rank Test</em> dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan remaja dari 10,71 menjadi 11,71 setelah intervensi, dengan nilai p = 0,000. Temuan ini menunjukkan bahwa <em>Game SeedCard </em>efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai pubertas. Media ini dapat direkomendasikan sebagai alternatif edukasi kesehatan reproduksi yang interaktif, inovatif, dan sesuai untuk diterapkan di lingkungan sekolah.</p> <p><strong><em>Kata kunci:</em></strong> <em>Game SeedCard</em>, pengetahuan, pubertas, remaja</p>Rosita Jamiliana cintaFitri DynaDesti PuswatiCindy Febriyeni
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-04-092026-04-09241303710.35874/jkp.v24i1.1576Efektifitas Edukasi E-Komik terhadap Tingkat Pengetahuan tentang Pertolongan Pertama Korban Laka Lantas
https://ojs.itskesicme.ac.id/index.php/jip/article/view/1577
<p>Angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia masih sangat tinggi dimana setiap tahun nya hampir 1,3 juta orang meninggal akibat kecelakaan tersebut, serta jutaan orang lainnya mengalami cedera. Dari korban kecelakaan tersebut, sekitar 30% merupakan anak-anak dan remaja, yang merupakan generasi penerus bangsa. Lebih dari 30% korban kecelakaan lalu lintas berusia di bawah 25 tahun. Kecelakaan lalu lintas merupakan penyebab kematian paling berbahaya bagi penduduk usia 15-29 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi berbasis E-Komik terhadap tingkat pengetahuan siswa di SMAN 1 Kota Pekanbaru. Jenis penelitan ini adalah kuantitatif menggunakan desain (Quasy Experiment) dengan pendekatan Pre-test Post-test <em>Nonequivalent Control Group Design</em>. Penelitian ini dilakukan di SMAN 1 Kota Pekanbaru dengan jumlah responden sebanyak 40 orang yang dilakukan 1 hari. Hasil penelitian ini didapatkan selisih nilai rata-rata pengetahuan pada kelompok intervensi sebesar 21,65 dan selisih pada kelompok kontrol sebesar 12,45. meskipun sama-sama mengalami peningkatan, nilai rata-rata pengetahuan pada kelompok intervensi lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol, yang berarti edukasi berbasis e-komik lebih efektif meningkatkan pengetahuan dibandingkan edukasi yang hanya diberikan <em>powerpoint</em>. hasil uji statistik <em>t-dependent</em> menunjukkan nilai <em>p value</em> kelompok kintervensi dan kelompok kontrol sebesar 0,000 yang berarti <em>p value</em> < 0,05 maka hipotesis H0 ditolak yang berarti ada e-komik efektif meningkatkan pengetahuan tentang pertolongan pertama korban kecelakaan lalu lintas di SMAN 1 Kota pekanbaru. Hasil uji <em>t-independent sample t-test</em> menunjukkan nilai <em>p value</em> 0,003 yang berarti Sig.(2-tailed) <0,05 maka hipotesis H0 ditolak yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol. berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa edukasi berbasis e-komik efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa tentang pertolongan pertama korban kcelakaan lalu lintas.</p> <p> </p>Zhafiirah fira firaDendy KharisnaWardah WardahUlfa Hasanah
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-04-092026-04-09241384810.35874/jkp.v24i1.1577Korelasi Dukungan Sosial Dan Dukungan Spiritual Dengan Self-Efficacy Mahasiswa Dalam Mengerjakan Skripsi
https://ojs.itskesicme.ac.id/index.php/jip/article/view/1581
<p>Latar Belakang: Mahasiswa keperawatan tingkat akhir menghadapi berbagai tantangan dalam proses penyelesaian tugas akhir yang berpotensi berdampak pada <em>self-efficacy</em> atau keyakinan diri individu dalam menyelasaikan skripsi. Beberapa faktor yang berkaitan dengan <em>self-efficacy</em> dalam menyelasaikan skripsi mahasiswa diantaranya adalah dukungan sosial dan dukungan spiritual. Tujuan: Menganalisis korelasi dukungan sosial dan dukungan spiritual dengan <em>self-efficacy</em> mahasiswa dalam mengerjakan skripsi di ITKes Wiyata Husada Samarinda. Metode: Penelitian ini adalah penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan <em>cros</em><em>-</em><em>sectional</em>. Penelitian melibatkan mahasiswa tingkat akhir keperawatan, dengan jumlah sampel sebanyak 80 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian meliputi kuesioner dukungan sosial, <em>Daily Spiritual Experience Scale</em> (DSES), dan kuesioner <em>self-efficacy</em>. Analisis data menggunakan uji <em>Pearson Correlation</em> dan <em>Spearman Rank</em>. Hasil: analisa data menjukkan nilai r antara dukungan sosial dengan <em>self-efficacy</em> adalah 0,413 dengan korelasi sedang, sedangkan nilai dukungan spiritual dengan <em>self-efficacy</em> sebesar 0,323 dengan korelasi lemah. Analisa data dari masing-masing pasangan variabel menunjukkan nilai p< 0,05 Kesimpulan: Semakin tinggi dukungan sosial dan dukungan spiritual, maka semakin tinggi tingkat <em>self-efficacy</em> mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi. sehingga diharapkan institusi dapat mengoptimalkan sistem dukungan sosial dan kegiatan dukungan spiritual untuk meningkatkan self-efficacy mahasiswa selama menghadapi tantangan tugas akhir.</p>hazar isnani ahmadAnisa A'in
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
2026-04-092026-04-09241495710.35874/jkp.v24i1.1581